Tata cara (urutan pekerjaan) membuat baglog

Bagi calon petani budidaya jamur (pemula) usahakan pekerjaan pembuatan baglog atau media tanam harus bisa dikuasai. Karena dengan memahami pembuatan baglog akan..meningkatkan keuntungan didalam bisnis usaha budidaya jamur, misalkan :

  • Keuntungan dari menjual baglog atau media tanam.
  • Keuntungan dari menjual jamur segar.
  • Keuntungan dari menjual makanan (basah atau kering) darai bahan dasar jamur, dan lain-lain.

Tata cara (urutan pekerjaan) membuat baglog adalah :

  1. Pencampuran bahan-bahan menjadi adonan media tanam atau baglog.
  2. Pekerjaan pengkomposan adonan.
  3. Pekerjaan pewadahan adonan.
  4. Pekerjaan sterilisasi baglog atau media tanam.
  5. Pekerjaan pendinginan.
  6. Pekerjaan inokulasi.
  7. Pekerjaan inkubasi.
  8. Pertumbuhan baglog atau media tanam menjadi jamur.

Bahan-bahan yang harus disiapkan :

  • Serbuk gergajian kayu.
  • Dedak.
  • CaCO3 (kapur).
  • Tepung biji-bijian.
  • Tepung gula (dextros).
  • Bibit Induk Jamur (F.2).
  • Plastik Type PP, Majun (kapas atau kapuk), spritus, karet gelang dan alkohol.

Ruangan atau tempat yang harus disediakan :

  • Gudang.
  • Tempat untuk mencampur bahan-bahan, kompos dan pewadahan.
  • Tempat sterilisasi.
  • Ruangan Inokulasi.
  • Ruangan Inkubasi.
  • Ruangan Inkubasi.

Langkah atau cara kerja :
Pertama, ayak terlebih dahulu serbuk gergajian kayu, kemudian timbang, misalkan hasil timbangannya 100 kg. maka dedak yang dibutuhkan 15 kg, CaCO3 (kapur) 3 kg, Tepung biji-bijian 2 kg, Tepung gula (dextros) 0,50 kg. Aduklah semua bahan-bahan tersebut sampai rata (sampai menyatu). Kemudian tambahkan air sedikit demi sedikit dan diaduk-aduk sampai menjadi satuan kesatuan. Sebelum masuk ke fase kompos, test terlebih dahulu : kadar air yang terkandung didalam adonan termasuk nilai pH (asam basa)(nilai asam basa untuk pertumbuhan jamur diantara 6 -7).


Kedua, setelah itu adonan dikompos selama 2 x 24 jam.
Ketiga, lakukkan pekerjaan pewadahan adonan ke dalam kantong plastik type PP dengan uk 17×35 atau 22×35.

Keempat, lakukkan pekerjaan sterilisasi menggunakan tekanan uap air panas.
Kelima, lakukkan pekerjaan pemasukkan bibit kedalam baglog dengan cara seperti gambar dibawah ini.

Keenam, pindahkan baglog atau media tanam ke ruangan inkubasi, agar miselium tumbuh dan menyelimuti 100 % didalam baglog.
Ketujuh, pindahkan baglog-baglog tersebut ke ruangan pertumbuhan jamur,Sekian ilustrasi pekerjaan pembuatan baglog.


Posted on Mei 12, 2011, in Fasilitas Dan Sarana, Media Tanam, Pelatihan, Teknik Budidaya and tagged . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Tata cara (urutan pekerjaan) membuat baglog.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: