Peringatan Bahaya Formalin

Formalin merupakan salah satu bahan yang efektif untuk sterilisasi membunuh kontaminan dalam budidaya jamur tiram. tetapi layaknya pedang bermata dua, bahan ini juga memiliki bahanya yang sangat tinggi…sehinga penggunaannya harus hati-hati dan tidak bebas.

Bahan ini dapat digunakan untuk sterilisasi kumbung jamur baik bangunan inokulasi, inkubasi maupun growing. selain itu bahan ini dapat digunakan pada saat membuat bibit agar menjamin kesterilan enkas atau laminar.

Bahaya Formalin

Formalin membahayakan anda dengan bila terhirup uapnya, mengenai kulit dan tertelan. Akibat dari formalin ini berupa Luka baker, Iritasi saluran pernafasan, reaksi alergi dan bahaya kanker.

Ciri-ciri Keracunan Formalin

  • Bila terhirup terjadi iritasi di hidung dan tenggorokan. Rasanya seperti kering dan dan terbakar, disertai batuk-batuk. Bila terpapar dalam waktu lama mengakibatkan kerusakan jaringan saluran pernapasan dan paru-paru, jantung berdebar, sakit kepala, mual dan muntah.
  • Bila terkena kulit terjadi perubahan warna menjadi merah dan pengerasan seperti mumi, mati rasa atau rasa seperti terbakar.
  • Bila terkena mata terjadi iritasi / kering dan pedih, gatal-gatal, penglihatan kabur dan keluar air mata berlebihan serta kerusakan lensa mata.
  • Bila tertelan terjadi rasa terbakar pada mulut, tenggorongan dan perut, mual, muntah, dan diare. Pada tingkat parah terjadi pendarahan dan kejang-kejang, tidak sadar hingga koma. Kerusakan hebat di jaringan hati, jantung, perncernaan dan organ lain.

Pertolongan Pertama Keracunan Formalin

  • Bila Terhirup, Langkah awal menghindari dahulu daerah paparan, pindah ke tempat yang aman di daerah terbuka. Segera hubungi dokter.
  • Bila terkena Kulit, Cuci kulit yang terpapar selama 15- 20 menit menggunkaan sabun atau deterjen lunak dan cair dengan jumlah banyak dan pastikan tidak ada lagi bahan yang tersisa dikulit. Bagian kulit yang terbakar, lindungi dengan kain bersih, kering, steril dan longgar. Segera hubungi dokter.
  • Bila terkena Mata, Bilas mata dengan air mengalir yang cukup banyak, mata dikedip-kedipkan dan pastikan tidak ada lagi sisa formalin di mata. Aliri mata dengan larutan garam dapur 0,9 persen (seujung sendok teh garam dilarutkan dalam segelas air) secara terus menerus sampai siap dibawa ke Rumah Sakit.
  • Bila tertelan, Usahakan untuk muntah dengan cara memasukkan tangan ke tenggorokan dan segera ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan dokter.

Cara penyimpanan Formalin

  • Formalin jangan di simpan di ruangan bersuhu di bawah 15 derajat celcius.
  • Tempat penyimpanan terbuat dari stainless steell, almunium murni, polietilen atau polyester yang dilapisi fiberglass.
  • Tempat penyimpanan tidak boleh terbuat dari besi, tembaga, nikel atau campuran seng dengan permukaan yang tidak dilapisi.
  • Jangan menggunakan wadah berbahan alumunium bila suhu lingkungan di atas 60 derajat celcius.

Anda dapat melihat tingkat bahaya yang ditimbulkan oleh formalin. Oleh karena itu, penggunaan formalin dalam budidaya jamur tiram sangat perlu hati-hati dan dilakukan dengan bijak. Bila anda tidak terlalu perlu menggunakan formalin untuk sterilisasi, JANGAN LAKUKAN..!!!

Posted on Mei 7, 2011, in Agribisnis, Teknik Budidaya and tagged . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Peringatan Bahaya Formalin.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: