Pemilihan Jenis Kayu Media Budidaya Jamur Tiram

Salah satu faktor penting dalam budidaya jamur tiram yaitu pemilihan kayu untuk pembuatan media tanam baglog. Secara umum jenis kayu dibedakan menjadi kayu keras dan kayu lunak. Jenis kayu keras diantaranya mahoni, jati, meranti dan kayu lain, sedangkan kayu lunak diantaranya….sengon atau albasiah, pinus dan lain sebagainya.

Umumnya budidaya jamur tiram memanfaatkan limbah gergajian kayu sengon atau albasiah. Jenis kayu ini dapat mempersingkat masa inkubasi karena daya rambatnya lebih cepat dibandingkan jenis kayu keras.

Serbuk kayu sengon dimanfaatkan untuk media jamur tiram karena ketersediaannya melimpah. Bagaimana tidak, kayu ini merupakan jenis yang banyak dipakai untuk bahan bangunan dan juga usia tumbuh kayu ini relatif lebih singkat dibandingkan jenis kayu lain.

Secara budidaya, penggunaan sengon sebagai media baglog jamur tiram dapat mempermudah teknis produksi dan memiliki resiko kegagalan yang kecil. Misellium jamur mudah merayap memenuhi media baglog, hal ini karena penetrasi hifa (hifa adalah) ke dalam serat kayu tidak terlalu sulit. Selain itu warnanya yang putih juga lebih menarik dan dapat membantu pembudidaya jamur tiram dalam mengenali kontaminasi sejak dini.

Namun, kayu sengon tidak lebih baik dalam menghasilkan jamur tiram. Hal ini diindikasikan dengan kandungan lignin yang lebih sedikit dibandingkan dengan jenis kayu-kayu keras. Untuk menyiasati hal ini, anda dapat melakukan pencampuran kedua jenis kayu tersebut dalam media tanam jamur tiram. Dengan demikian diharapkan jumlah panennya akan lebih baik.

Posted on Mei 7, 2011, in Media Tanam and tagged . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Pemilihan Jenis Kayu Media Budidaya Jamur Tiram.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: