Komposisi Media Baglog Jamur Tiram

Makin hari budidaya jamur tiram semakin diminati oleh berbagai kalangan. Mulai dari pegawai negeri hingga pegawai swasta. Hal ini tampaknya akibat…dari imbas meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat dan kandungan gizi jamur tiram.

Jenis jamur konsumsi ini memiliki nilai ekonomi karena dapat dikonsumsi. Nilai ekonomi jamur tiram berkisar antara 7000 – 8000 di tingkat petani daerah Bogor. Sedangkan harga jual jamur tiram di luar pulau jawa lebih besar lagi nilainya.

Habitat jamur tiram putih secara alami tumbuh pada media batang kayu tanaman hidup maupun mati. Berdasarkan ini pula budidaya jamur tiram dilakukan dengan memanfaatkan limbah kayu sebagai media tanam. Dengan sedikit modifikasi, media tanam budidaya jamur tiram akan memenuhi segala kebutuhan tumbuh.

Secara budidaya, menanam jamur tiram pada batang kayu sangat merepotkan sekaligus tidak ramah lingkungan karena akan banyak pohon yang ditebang. Begitu juga dengan harga produksi akan lebih basar dibandingkan hanya memanfaatkan limbah kayu dari tempat pemotongan kayu.

Oleh karena itu media jamur tiram dibuat dalam bentuk baglog dalam kantong plastik, selain untuk untuk mempermudah budidaya, cara ini dapat memaksimalkan kualitas dan kuantitas produksi. jamur tiram

Berikut merupakan media tanam yang dapat digunakan:

Komposisi Jamur Tiram I

Serbuk gergaji 100 karung
Bekatul 150 kg
Tepung Jagung 20 kg
Kapur 30 kg
Air Sumur 45-60% volume

Komposisi Jamur Tiram III

Serbuk gergaji 80%
Bekatul 15%
Kapur 2%
Tapioka 3%
Air Sumur 45-60% volume

Komposisi media tanam jamur tiram di atas tidaklah mutlak, tergantung dari ketersedian bahan baku di setiap daerah. Contohnya, budidaya jamur tiram di Bogor umumnya menggunakan serbuk kayu sebagai dasar media tanam. Beberapa petani ada yang memanfaatkan limbah tebu sebagai media, bahkan di luar negeri memanfaatkan jerami bukan kayu berlignin untuk media tumbuh jamur tiram.

Posted on Mei 7, 2011, in Media Tanam and tagged . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Komposisi Media Baglog Jamur Tiram.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: