Alat Sterilisasi Bibit yaitu Autoklaf

Autoklaf merupakan alat yang dikenal untuk sterilisasi peralatan medis dan sains maupun bahan-bahan pembuatan media. Alat ini terbuat dari baja tebal biasanya berlapis stainless steel atau galvanis. Autoklaf dirancang dengan tutup yang sangat…rapat sehingga uap air hasil pemanasan air di dalam autoklaf akan terus meningkatkan suhu dan tekanan, pada ambang tertentu alat ini dapat berbahaya.

autoclave, autoklaf, sterilisasi

Autoklaf Manual

Tekanan Autoklaf

Kegunaan utama dari alat ini yaitu untuk membunuh mikroorganisme yang “bandel” diatasi dengan pemanasan, penurunan kadar air dan antibiotik biasa. Tekanan autoklaf yang tinggi hingga 17.5 psi (pound per square inch) dimaksudkan untuk menggempur endospora dari sel bakteri yang sangat resisten (tahan) terhadap metode-metode tersebut dalam waktu singkat.

Tekanan ini terjadi karena uap air yang terus bertambah karena pemanasan di dalam autoklaf tidak dapat keluar. Tutup yang didesain rapat menggunakan karet tahan panas membuat uap air tetap berada di dalam, akibatnya jumlah molekul air semakin banyak dan memenuhi ruangan autoklaf. sebagai pembanding yaitu balon yang ditiupkan gas akan terus membesar, sedangkan besi autoklaf tidak dapat mengembang dan menimbulkan tekanan.

Pada tekanan tertentu autoklaf juga dapat meledak seperti halnya balon yang tidak kuat lagi menahan tekanan yang terus bertambah. Ambang batas ini pasti dimiliki setiap materi / bahan termasuk besi yang sangat kuat. Oleh karena itu, penggunaan autoklaf sebaiknya tetap pada level tekanan 17.5 psi, sedangkan variabelnya yaitu waktu atau lama pemanasan, misalkan dipertahannkan selama 15-20 menit untuk sterilisasi media dan 1 jam untuk steriliasi alat-alat dan wadah.

Suhu autoklaf

Suhu standar yang dibutuhkan untuk melakukan sterilisasi dengan alat ini mencapai 121 °C. Suhu tinggi autoklaf ini akan membunuh sel-sel vegetatif / sel tubuh dari bakteri dan cendawan dengan mudah. Secara otomatis suhu autoklaf selalu berkaitan dengan tekanan, peningkatan suhu dibarengi dengan peningkatan tekanan.

Suhu sterilisasi sebenarnya cukup pada level 100 °C atau sesuai titik didih air karena pada level ini endopora sudah dapat dieliminasi. Akan tetapi, tekanan 17.5 psi baru akan dicapai pada suhu 121 °C. Suhu dan tekan ini diharapkan dapat mengeliminasi semua mikroorganisme termasuk golongan termofilik dan sel-sel resisten lainnya dengan waktu singkat.

autoclave, autoklaf, sterilisasi, alat otomatis

Autoklaf Otomatis

Autoklaf dalam Budidaya Jamur

Autoklaf juga digunakan sebagai alat sterilisasi dalam budidaya jamur tiram. Penggunaan alat ini biasanya pada pembibitan untuk menjamin media bibit bebas dari kontaminasi sebelum dilakukan inokulasi. Sterilisasi dengan autoklaf merupakan tindakan serius dan sangat perlu dilakukan pada alat tanam dan media agar benar-benar bebas dari kontaminan. Apabila bibit mengandung kontaminan, walaupun jumlahnya sedikit, hasil produksi baglog jamur tiram akan terkontaminasi pula.

Penggunaan autoklaf dalam pembibitan bisa dikatakan relatif mutlak, terlebih saat membuat media kultur F0. Jaminan bebas kontaminasi sangat diperlukan, selain untuk mendukung perkembangan misellium pada media bibit, mengeliminasi persaingan bidang tumbuh dan hara, juga sebagai jaminan awal produksi baglog yang bebas kontaminasi.

Posted on Mei 7, 2011, in Fasilitas Dan Sarana and tagged . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Alat Sterilisasi Bibit yaitu Autoklaf.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: